You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
penataan kuningan timur
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Warga Apresiasi Penataan Kawasan di Kuningan Timur

Penataan kawasan unggulan di Jalan Guru Mughni dan Jalan Perintis, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan diapresiasi warga. 

Jadi lebih rapi. Lingkungan tidak tercemar lagi

Saepuloh (42), warga Gang Aren, RT 04/01, Kuningan Timur mengatakan, penataan kawasan unggulan merubah lingkungannya menjadi lebih rapi dan tertata.

Terlebih, sebelum ditata, wilayahnya ini menjadi lokasi pembuangan sampah liar warga.

Penataan Jl Ancol Selatan 2 Sunter Agung Capai 85 Persen

"Jadi lebih rapi. Lingkungan tidak tercemar lagi dengan bau tidak sedap," ujar Saepuloh, Selasa (13/6). 

Ia menuturkan, penataan kawasan di lokasi hasil kerja sama warga dan para aparatur kelurahan setempat.

"Tentu saya sangat apresiasi penataan ini,  karena tujuannya untuk kenyamanan kita," ucapnya.

Hal yang sama diutarakan Dasriah (55), warga Jalan Perintis RT 02/05, Kuningan Timur. Ia merasa sejak penataan dimulai sejak Januari hingga Maret 2023, akses jalan dan saluran di lingkungan menjadi lebih rapi.

Sebelumnya saat dilanda hujan, wilayahnya kerap tergenang akibat kapasitas saluran tak mampu menampung debit air yang tinggi. Di samping itu, kehadiran taman mini dengan hiasan bunga di lokasi membuat wilayahnya lebih berwarna, sehingga warga merasakan manfaatnya.

"Sekarang sudah cukup rapi, indah dan berwarna. PKL liar di pinggir jalan juga sudah tidak ada," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11492 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1299 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye996 personBudhi Firmansyah Surapati